Tia Rahmania: Pemuda Harus Melek Politik dan Partisipatif

by -40 views

Serang – Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 94, Dewan Pimpinan Daerah Banteng Muda Indonesia (DPD BMI) PDI-P Provinsi Banten menggelar diskusi publik bertajuk “Peran Strategis Pemuda Menyongsong Pemilu Serentak 2024” yang dilaksanakan di Gedung Megawati Soekarno Putri, Ciracas, Kota Serang, Minggu (30/10/2022).

Dalam sambutan diskusi, Ketua BMI Provinsi Banten Tia Rahmania mengungkapkan diskusi publik dimaksudkan sebagai ruang temu gagasan dan ide bagaimana pemuda Banten ikut berpartisipasi di Pemilu 20204 sehingga Pemilu yang demokratis, jujur, dan adil tercapai.

Tia melanjutkan dengan menginternalisasi semangat sumpah pemuda, saya berharap pemuda harus melek politik sehingga Pemilu Serentak tahun 2024 menjadi berkualitas.

Pemilu 2024 adalah pemilu ke enam di era reformasi, setelah tahun 1999, 2004, 2009, 2014, dan 2019.

Kalau kita pinjam tesis Samuel P. Huntington, seharusnya Indonesia sudah masuk ke fase demokrasi terkonsolidasi, sebab Huntington mensyaratkan dua kali penyelenggaraan pemilu demokrastis dan damai. “Negara kita sudah lepas dari sistem otoriter orde baru, kita berharap pemilu nanti dengan partisipasi yang kuat dari anak-anak muda akan semakin lebih baik lagi”, tegas Tia.

“Pemilu 2024 memiliki posisi sangat strategis bukan hanya memperkuat konsolidasi demokrasi, namun bagaimana menghasilkan regenerasi kemimpinan, menghasilkan pengganti Presiden sekarang yang bisa meneruskan legacy Pak Jokowi”, imbuhnya

Menurut Tia, sangat perlu ada forum-forum semacam ini, sangat penting untuk menguatkan segala sisi bukan hanya internal partai kita, tapi juga pemuda di luar partai PDI Perjuangan. Itulah mengapa dengan segala kerendahan hati dan rasa keinginan untuk saling menyatu memperkuat, alhamdulillah… puji syukur kehadirat Tuhan YME berkumpul bersama pemuda dari berbagai organisasi baik sayap partai: REPDEM, TMP, GANTI. Teman-teman OKP: KNPI, HMI dan KAHMI, PMII, Alumni PASKIBRA yang dalam hal ini diwakili dari Kabupaten Pandeglang.

Kita pemuda yang hadir disini, mungkin hadir dengan berbagai warna tapi kita tau semua bahwa kita adalah Indonesia. Menyepakati berbangsa, bertanah air dan berbahasa satu Indonesia. “Dengan persatuan itu, demokrasi yang muaranya adalah menghasilkan keadilan dan kesejahteraan rakyat bias kita wujudkan”, ungkap Tia.

Semoga ini menjadikan persatuan dan kebaikan bagi partai, bangsa dan Negara… Merdeka!

Hadir sebagai narasumber dalam diskusi publik ini ada Direktur Eksekutif Indo Barometer Dr. Muhammad Qodari; Komisioner KPU Banten Ramelan S.H.I., M.H; dan Komisioner Bawaslu Banten Ade Wahyu Hidayat, S. Psi., M.I.K

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.